Kelapa dan Perjuangan JO, Si Ketua OSIS


Apa yang dilakukan JO?

Apa yang dilakukan JO?

“Apa yang sedang dilakukan Jo, Si Ketua OSIS?” Ragam jawaban yang saya dapatkan di group seputar foto tersebut. Berikut ini pendapat hasil analisa beberapa ahli “per-foto-an”.

“Mau minum air kelapa karena sayang gak dihabisin, kelapa mahal”. Jessica – 12 IPS BM

“Minum air kelapa karena gak ada sedotan jadi caranya seperti itu”. Quinna – 12 IPS GB

“Lagi mencium kelapa”. Tifany – 8 SMP BM

“Lagi ma*o”, “Minum cara survival”. Cien cien – 10 SMA BM

“Lagi mencium kelapa karena dia mau mencari santan”,  “Mencium kelapa karena dia jatuh cinta dengan kelapa”, “Mencium kelapa karena dia mendapatkan kelapa yang bagus” Victor – SMP 8 BM

“Mencium kelapa karena get**”. Celine – 10 SMA BM

“Minum air kelapa sampai ketetes terakhir”, “Cium kelapa karena saking hausnya tak tahan”, “Cium kelapa karena kalah taruhan”, “Sedang berpose karena ingin difoto dan tak ada gaya lagi”, “Sedang minum kelapa karena kelapanya mau dijadikan bola”, “Mencium kelapa karena dia mendapatkan kelapa yang bagus dan udah dipotong”, “Lagi minum kelapa pakai sedotan, sedotan jatuh ke dalam”. Tommy K.H. – 10 SMK Immanuel

“Mencium kelapa karena kelapanya mirip pacarnya”. “Mengupas kulit dalam kelapanya biar bisa diminum”, “Lagi promosi kelapa, minumnya dilebayin biar nampak enak”, “Praktek minum kelapa dengan gaya terkeren”, Melissa – 8 SMP BM

“Lagi mencium kelapa karena stress”. Melisa – 10 SMA BM

“Ia minum kelapa dan itu harus dilakukan karena gak ada sedotan”. Ferick – 8 SMP BM

“Berpose karena berhasil mencuri kelapa”. Asang/Stanley – 10 SMA Petrus

Untuk menjawab pertanyaan di atas, bacalah kronologis cerita di bawah ini!

Bermula pada suatu siang di kegiatan advokasi ekologi terapan bagi pengurus OSIS di suatu lokasi yang terletak di kota Pontianak, para peserta mendapat tugas mencari buah-buahan yang terjatuh dari pohonnya untuk dijadikan bahan pembuatan pupuk cair. Sementara para peserta lain mendapatkan buah-buah berukuran kecil (jeruk, mahkota dewa, dll), Jonathan, yang akrabnya dipanggil Jo atau Ajo, dengan kreatifnya mendapatkan sebuah kelapa yang entah terjatuh dari mana.

Saya saja bingung, gimana caranya diblender tuh buah kelapa nantinya. Tapi lupakan saja kebingungan saya karena Jo begitu senang dengan kelapa temuannya itu. Alhasil, kelapa tersebut tak terpakai.

Mungkin agak lebay, di sesi pembuatan pupuk cair, dengan bantuan teman-teman dalam kelompoknya, ia menggabungkan kekuatan untuk membuka kelapa tersebut. Lihat saja usaha mereka di foto ini! Lebay gak? Hasilnya, kelapa tidak terbuka, wkwkwkwk… 🙂

Menggabungkan Kekuatan

Menggabungkan Kekuatan

Di sesi istirahat, Jo dengan kreatifnya mulai mengeksplorasi buah kelapa temuannya itu. Dengan bermodalkan sebuah pisau lipat, ia pun mulai berjuang mengupas sabut kelapa yang masih belum terlalu tua tersebut dengan dukungan dari teman-teman di sekililingnya.
“Jo, kupas kelapa kok pakai pisau lipat, hati-hati jangan sampai pisau tergelincir dan jarimu kepotong”, pesan saya dan pak Anton. Jo semakin bersemangat, lihat saja foto di bawah ini!

Proses Mengupas Sabut Kelapa

Jo harus berterima kasih kepada pak Anton untuk tutorial singkatnya karena cara mengupasnya yang salah dan cenderung membahayakan keselamatan jari-jari tangannya dari sergapan pisau lipat. Dengan tambahan ilmu dari pak Anton, sabut kelapa yang berada di tangan Jo mulai bisa ditaklukan sedikit demi sedikit.

Sabut Mulai Terkupas

Sabut Mulai Terkupas

Sayang, perjuangan Jo mempreteli kelapa harus terhenti sejenak karena sesi istirahat telah usai. Tapi hal ini tidak menyurutkan semangatnya. Kelapa segera diamankan, menunggu kesempatan berikutnya. Di akhir kegiatan hari itu, sekitar pukul 3 sore, akhirnya kelapa berhasil di kupas sebagian. Saking girangnya, Jo mengekspresikannya dengan pose dalam foto di bagian awal tulisan ini. Jadi, Jo tidak sedang meminum air kelapa. Jo sedang menciumi buah kelapa yang sudah terkupas sebagian sebagai ekspresi bahagia dan puas atas keberhasilannya. Biar lebih jelas, foto berikut diambil dari sudut yang digeser sedikit.

Menciumi Buah Kelapa

Menciumi Buah Kelapa

Benarkan, kalau Jo tidak sedang meminumi air dari buah kelapa temuannya. Yang hasil analisanya tidak tepat, please jangan protes lagi. 🙂

Belum terkupas semuanya, Jo bertekad melanjutkan perjuangannnya di rumah. Tak lupa sebelum pulang, Jo berdoa.

Berdoa Sebelum Pulang

Berdoa Sebelum Pulang

Bawa pulang

Bawa Pulang

Benarkah Jo melanjutkan perjuangannya hari ini mengupas sabut kelapa temuannya? Mungkin dia sudah cukup puas karena berhasil mengupas sebagian dan kelapanya sudah dibuang. Pertanyaan ini terjawab sekitar jam 7 malam. Pesan di twitter menampilkan Jo dengan buah kelapa yang sudah terkupas habis. Kira-kira begini bunyi tweetnya “Akhirnya….wakakak buka pakai tangan sendiri loh… xD”. Terasa banget aura puas atas keberhasilannya.

Jo vs Kelapa

Jo dengan Kelapa yang sudah terkupas

Selamat Jo, akhirnya terkupas semua. Hahahaha…

Menjadi saksi perjuangan Jo mengupas buah kelapa, jadi teringat dengan tokoh Scrat di film animasi berjudul Ice Age. Perjuangan pantang menyerah Scrat untuk mendapatkan buah kenari kesukaannya yang dibumbui dengan tantangan luar biasa hasil imajinasi si empunya ide cerita.

Jo vs Buah Kelapa

Jo vs Buah Kelapa

Scrat vs Buah Kenari

Scrat vs Buah Kenari

Memang hanya sekedar film, Scrat berjuang keras. Memang hanya sekedar mengupas sabut sebiji buah kelapa, perjuangan Jo. Tapi yang ingin saya sampaikan adalah rasa ingin tahu, semangat berjuang, kegembiraan dan kepuasaan tersendiri atas pencapaian yang diraih. Semoga kita tetap bersemangat dan selalu ada cahaya kebahagiaan dalam menjalani tantangan di hari-hari kita yang baru.

Sebagai penutup, ada dua orang siswa yang menjawab dengan benar apa yang sedang dilakukan Jo di foto beserta alasannya.
“Mencium batok kelapa gara-gara udah berhasil buka dengan susah payah”. Adela Farin – 8 SMP BM
“Lagi mencium kelapa karena saking senangnya uda kekupas setengah kulit kelapanya… dan orangnya itu saking penasaran sama bentuk kelapanya dia mau kupas kulitnya sampai sisa tempurungnya saja”. Felicia – 10 SMA BM.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s