#TripToKubu


Pontianak, 24 Juli 2015, pukul 16.42 WIB, motor selesai diservis.
……….
Masih di Pontianak, pukul 18.59, lokasi: pom bensin paris 2, motor terisi pertamax, FULL.
……….
Saat jarum pendek jam dinding ruang depan berada di antara angka 7 dan 8 bersama temannya si jarum panjang

yang baru tiba di angka 5, di teras rumah, dengan wajah tersenyum menyambut istri dan anak yang baru pulang. Berkisar beberapa detik kemudian, kaca pintu mobil terbuka, “… besok tolong dibatalkan berangkat ke Kubu, kondisi mama belum membaik, rencananya besok pagi dibawa ke RS…”. Suara istri tercinta yang agak sayu ikut memudarkan senyumku di depan kaca pintu mobil yang baru terbuka. Sementara si Yuna, tersenyum seolah-olah sedang menyombongkan giginya yang sudah tumbuh dua sembari melemparkan pandangan ke arah papanya dari car seat.

Keseruan #TriptoKubu yang sempat berada di alam angan…agak memudar…berganti kekwatiran dengan kondisi mama yang sakit.

Setelah rawat inap nyaris seminggu di RS dan beberapa kali ke dokter, kondisi mama tidak ada kemajuan. Dari hasil endoskopi, diketahui lambung mama mengalami radang lambung yang bahasa kerennya “gastristis akut”. Obat yang dikonsumsi terasa tidak berefek karena mama tak kunjung membaik. Badan malah semakin kurus karena susah makan dan sering muntah.

Hampir sebulan, setelah keluarga bertanya sana-sini dan menjalani pengobatan kesana-kemari, ketemulah obat yang harganya bisa dikatakan murah (beberapa puluh ribu rupiah), tapi sungguh berkhasiat. Saya lupa nama obatnya, kotaknya hijau, obat tradisional dari Cina. Mama mulai bisa makan dan tidak muntah-muntah lagi. Sekarang, kondisi tubuhnya sudah mulai berisi lagi setelah sempat berada di titik kurus-banget. Thx God.happy

Back to main topic, perjalanan ke Kubu kali ini saya tidak jadi ikut. Berkurangnya satu personil tidak mengurangi aura-aura modeling teman-teman yang berangkat. Saya yakin baterai n memory kamera sungguh tidak mubajir. Lihatlah ekspresi sadar kamera mereka selama perjalanan dalam foto-foto di bawah ini.
Selamat menempuh hidup baru dalam mengarungi kehidupan rumah tangga buat Bu Okvita. Semoga berbahagia. Maafkanlah diriku yang tidak bisa menghadiri acara resepsi pernikahan di Kubu.  cheer

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s